Pep Guardiola Tolak Latih Timnas Italia, Pilih Istirahat usai dari City
Pep Guardiola menolak tawaran melatih Timnas Italia dari FIGC
Mimpi Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) untuk memboyong Pep Guardiola sebagai pelatih baru Timnas Italia resmi kandas. Pelatih asal Katalunya tersebut dilaporkan menolak tawaran untuk membesut tim berjuluk Gli Azzurri pasca-berpisah dari Manchester City.
Related Stories
"Terima kasih, saya merasa terhormat, tetapi untuk saat ini saya tidak merasa sanggup," ujar Guardiola kepada para petinggi FIGC seperti dilansir dari Gazzetta dello Sport.
Guardiola sempat mempertimbangkan tawaran tersebut setelah melakukan pertemuan di Barcelona dengan Direktur Teknik FIGC Paolo Maldini dan penasihatnya, Leonardo. FIGC sejatinya menyodorkan proyek jangka panjang berdurasi delapan hingga sepuluh tahun untuk merombak total struktur tim nasional dari level usia muda hingga senior.
Kendati demikian, juru taktik berusia 55 tahun itu memilih untuk beristirahat dan menghabiskan waktu bersama keluarganya setelah mengakhiri masa bakti sepuluh tahun di Manchester City dari 2016 hingga 2026. "Jika saya melakukannya, saya akan melakukannya 100 persen," tegas Guardiola yang enggan melatih dengan skema jarak jauh dari Katalunya.
Selain faktor keinginan untuk rehat, isu finansial juga disinyalir menjadi kendala. Media Italia melaporkan FIGC menawarkan gaji sebesar 10 juta euro per tahun, sementara pihak Guardiola meminta nilai dua kali lipat dari angka tersebut.
Usai penolakan Guardiola, Paolo Maldini mengonfirmasi bahwa pihaknya kini mengalihkan fokus ke nama lain. Mantan pemain legendaris Italia, Andrea Pirlo, kini menjadi kandidat terdepan untuk menduduki kursi pelatih Gli Azzurri, disusul nama Antonio Conte dan Roberto Mancini.
Nur Lisa adalah jurnalis sepak bola yang berdedikasi tinggi dengan pengalaman luas meliput berbagai kompetisi sepak bola, dari Liga 1 Indonesia hingga Liga Champions Eropa. Dengan pemahaman mendalam tentang taktik dan dinamika sepak bola, ia menyajikan berita dan analisis yang tajam tentang klub-klub besar seperti Manchester United, Real Madrid, hingga timnas Indonesia. Tulisannya selalu dinantikan oleh para pecinta si kulit bundar.